Cara Memulai Bisnis Online yang Menguntungkan untuk Pemula

Cara Memulai Bisnis Online yang Menguntungkan untuk Pemula


Bagi Anda pekerja tetap atau mahasiswa, tentunya ingin memperoleh pemasukan lebih. Misalnya dengan memulai bisnis online.

Tetapi dari manakah Anda harus memulai? Jika Anda masih bingung dalam memulai bisnis online, simak artikel berikut ini.

Langkah Praktis dan Sederhana Memulai Bisnis Online

Agar bisnis Anda membawa keuntungan alih-alih merugi, Anda perlu mengambil langkah yang tepat.

Penasaran seperti apa sih langkah-langkah yang dimaksud? Langsung saja kita simak sebagai berikut:

#1 Membangun Mindset yang Tepat

Tentunya Anda memiliki bisnis jangka panjang. Dengan demikian Anda perlu memiliki perencanaan yang matang untuk bisnis baru Anda. Untuk apa? agar Anda memiliki gambaran usaha apa yang akan di jalani, bagaimana sistem pemasarannya, dan bagaimana cara promosinya dengan efektif dan efisien.

Tanamkan dalam pikiran Anda mindset untuk sukses. Jangan pernah berfikir untuk gagal. Tetapi bukan berarti Anda tidak akan gagal. Orang sukses pasti pernah gagal kemudian ia bangkit dari kegagalannya.

Maka disini Anda perlu memiliki sikap positif seperti;

  1. Optimis. Sikap inilah yang membedakan Mark Zuckerberg, Jack Ma, Bill Get dengan orang-orang yang gagal. Jika Anda membaca biografi mereka, awalnya mereka disepelekan oleh orang-orangngkungan sekitarnya. Namun hal itu merupakan bagian dari perjalan menuju peluang sukses.
  2. Menyukai tantangan. Tantangan merupakan tangga kesuksesan yang harus kita raih satu persatu. Mengapa? karena pada dasarnya setiap manusia senantiasa berkembang maju.
  3. Mau belajar. Belajar disini adalah belajar berkelanjutan. Belajar hingga Anda berhasil. Setelah Anda menguasai dan mempraktikan suatu hal maka pelajari hal lainnya. Jangan cepat puas dengan yang Anda dapatkan. Saya sarankan untuk mengambil kursus komputer jika Anda merasa gaptek.
  4. Berpikir ke depan. Percayalah bahwa yang Anda lakukan saat ini untuk menyambut masa depan yang lebih baik dari hari ini. Apa yang Anda tanam hari ini itulah yang akan Anda nikmati nanti.
  5. Membantu sesama. Tahukah Anda teknologi yang dibuat adalah untuk membantu pemakainya agar lebih mudah digunakan. Sikap inilah yang paling penting dimiliki seorang pebisnis. Jangan berpikir keuntungan sendiri. Jika orang lain untung dikarenakan Anda, pasti Anda akan mendapat keuntungan pula.

#2 Menentukan Produk atau Jasa

Selanjutnya, Anda harus menentukan

Jika Anda masih juga bingung, cobalah beberapa tips berikut:

  1. Lihatlah sekitar Anda, maka Anda bisa menentukan apakah produk atau jasa yang dibutuhkan dan diminati banyak orang.
  2. Jadilah seorang problem solver, saat Anda menemukan masalah di sekitar, pikirkan produk atau jasa yang bisa menjadi solusinya.
  3. Perhatikan kemampuan dan pengetahuan serta passion Anda, pikirkan apa yang bisa Anda jual dengan lebih baik daripada orang lain.
  4. Pikirkan bagaimana produk atau jasa tersebut bisa ditukar menjadi sebuah nilai yang berarti.

Dengan kata lain, jangan langsung menentukan produknya, tetapi Anda harus mengetahui kebutuhan dan minat masyarakat sekitar terlebih dahulu.

Kemudian melihat pengetahuan dan kemampuan Anda untuk meng-upgrade produk atau jasa menjadi lebih baik.

Setelah itu, barulah Anda bisa menentukan produk atau jasa yang berpotensi untuk membawa kesuksesan dalam bisnis Anda.

#3 Membangun Sarana Jual Beli

Selanjutnya, Anda perlu menentukan sarana dalam proses jual beli tersebut. Apakah Anda ingin membuka sebuah gerai, atau membuka website?

Karena dalam topik kali ini yang dibahas adalah bisnis online, maka Anda bisa mempertimbangkan membuka sebuah website, marketplace, media chat sosial, atau akun media sosial sebagai sarananya.

Pastikan lagi, media ini tepat dan menyasar pada target pembeli produk atau jasa yang Anda jual, misalnya:

  • Jika Anda ingin menargetkan anak muda, gunakan media sosial yang digemari anak muda seperti Instagram dan Twitter.
  • Jika Anda ingin menargetkan keluarga dan kelompok yang lebih luas, Anda bisa menggunakan BukaLapak atau Facebook.

Jika modal yang dimiliki sedikit dan Anda baru saja memulai, disarankan untuk menggunakan sarana yang sudah ada, misalnya:

  • Marketplace: Bukalapak, Tokopedia, Shoppee, dan sebagainya.
  • Media sosial: Facebook, Twitter, Instagram, dan sebagainya.
  • Aplikasi social chat: BBM, LINE, WhatsApp, dan sebagainya.

 

Jika bisnis semakin berkembang, maka Anda bisa mulai membuat website sendiri. Mengapa? Karena membuat sebuah website membutuhkan biaya.

Dengan kata lain, modal Anda bertambah

#4 Memikirkan Sistem Pemasaran

Setelah sarananya siap, maka kini saatnya mulai berjualan. Namun sayangnya, sebagus apapun produk atau jasanya, akan sia-sia jika produknya tidak diketahui orang.

Anda bisa memulainya dengan memanfaatkan media sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lain sebagainya.

Saat ini, internet sudah sangat banyak membantu, dan aksesnya mudah serta luas. Dengan demikian, media sosial kini menjadi salah satu sarana pemasaran yang efektif.

Selain itu, gunakanlah juga marketplace untuk memperluas jaringan Anda. Dengan memamerkan produk dan jasa di marketplace, produk Anda akan diketahui publik lebih cepat.

Nah, jika keduanya masih kurang efektif, gunakan teknik pemasaran yang lebih menyeluruh seperti memanfaatkan SEO dalam situs pencarian seperti Google.

Dengan memahami SEO, secara tidak langsung Anda mempermudah pencarian produk Anda di dunia maya.

#5 Mencari Komunitas yang Mendukung

Langkah terakhir adalah mencari komunitas positif yang senantiasa mendukung bisnis Anda. Anda juga bisa menemukan mentor atau sang ahli dalam komunitas tersebut. Dengan demikian, Anda bisa bergaul sambil menimba ilmu.

Keuntungan dari belajar kepada pengalaman orang lain adalah Anda meminimalkan trial and error, artinya Anda belajar untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan pebisnis lain.

Cara ini sangatlah tepat bagi pebisnis pemula, karena istilahnya Anda bisa meminimalkan kerugian dan kegagalan serta bagaimana mengatasi masalah.

Hal ini bahkan tidak diajarkan di sekolah atau universitas ternama lho.

Hanya dari seseorang yang pernah menjalaninya, Anda bisa belajar mengenai kesalahan dan solusinya secara langsung.

Namun, jangan lupa untuk juga membangun hubungan yang saling menguntungkan. Maksudnya adalah Anda harus membantu orang lain juga, jangan hanya mengharapkan bantuan.

Dengan simbiosis mutualisme, maka Anda bisa bersama-sama maju dan meraih kesuksesan.

Baca: Contoh Bisnis Online bagi Pemula

 

Sumber: finansialku.com

 

Ada pertanyaan atau komentar?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0

Your Cart

%d bloggers like this: